Tanya : Saya menghadiri presentasi sebuah perusahaan yang menawarkan naik haji dengan hanya membayar Rp 2.250.000 dengan sistem jaringan (yg menurut saya tetap sama dengan MLM). Mohon jelaskan hukum sistem tersebut
Jawab: Memang dewasa ini bermunculan berbagai macam ragam jenis jual beli dan bisnis yang menggiurkan dan mengajak seorang untuk duduk berdiam diri namun uang terus mengalir, tidak peduli dari mana asalnya dan bagaimana mendapatkannya. Seiring dengan itu berbagai nama dan merek dagangpun bermunculan baik yang mengatasnama kan syari’at atau tidak. Ingin naik haji dengan sangat murah, diiming-imingi tawaran menggiurkan hanya dengan Rp 2.250.000; ini seperti mimpi. Apabila itu benar tentunya semua orang Islam yang ingin haji nggak usah nabung untuk naik haji cukup dengan ikut MLM ini. Sistem Multi Level Marketing (at-Taswieq Muta’addid ath-Thobaqaat) atau Network Marketing (at-Taswieq asy-Syabaki) yang beroperasi sesuai dengan Pyramid Scheme (at-Tanzhim al-Harami). Jenis marketing seperti ini nampaknya merupakan rekayasa perniagaan (Business Fraud).
Sistem pyramide/Pyramid Scheme ini telah mendapatkan perhatian serius dari para ulama dan juga pakar bisnis ekonomi dunia. Ternyata kesimpulannya banyak yang memperingat kan bahaya jenis bisnis ini karena berisi suatu yang memperdaya (taghrier) para pengikut nya, lalu menjadikan mereka memiliki kekayaan yang singkat dan cepat sebagai imbalan dari pembayaran yang sedikit dan terbatas. Namun akhirnya harta tersebut masuk semuanya kepada pemilik perusahaan dan bisnis ini. Sedangkan anggotanya tidak mendapatkan kecuali fatamorgana.
Oleh karena itu banyak sekali peraturan perundangan dari banyak Negara yang melarang system pyramid (Pyramid Scheme) dengan semua bentuknya. Demikian juga perangkat resmi banyak Negara memperingatkan masyarakat dari terjerumus dalam perangkap jaringan bisnis seperti ini setelah dibungkus dengan bentuk yang sangat menarik dengan propaganda bahwa ini adalah kesempatan pemasaran produksi yang berguna bagi masyarakat, baik dalam bidang pendidikan atau lainnya.
Wassalam (Kholid Syamhudi)
Sumber : http://www.pengusahamuslim.com


October 23rd, 2009
salam
Posted in
Tags:
Di negata kita MLM tumbuh subur seolah tdk ada yg mengingatkan secara tegas efek bisnis ini. Baik ulama atau Pemerintah. Dibuat nampak HALAL (?).
Saya coba menjalankan bisnis ini utk merasakan athmosfer bisnisnya dan janji yg ditawarkan biar mendapat pengalaman secara factual.
Selama menjalankan bisnis ini,harus punya uang utk beli produk dan lisensi serta sosialisasi,menyediakan waktu tanpa batas karena acara merekrut tanpa pembatasan waktu siang malam akan diajak anggota/ketua kelompok yg energik ,prospek dalam dan luar kota,siap ngoceh dgn bumbu yg berlebih biar prospek tertarik.
Yg dirasakan pribadi.
-Waktu kerja abnormal, tdk kenal waktu dan jam kerja lebih panjang.
-Modal utk sosialisasi relatif besar.(makan,minum,bensin)
-Mempersiapkan ocehan omong kosong biar wah… mis. kendaraan ini sy beli dr hasil MLM dst padahal rata-rata bohong besar.
-Menjerumuskan orang (kecil bila ggak punya uang)spya jual barang di rumah kemudian dibuat modal jadi anggota MLM dan iming-iming bisa jadi OKB.
-Saling sabot calon anggota yg sdh diprospek kawan dan punya janji utk bertemu.
-Target ada diotak dirasakan spt kejar setoran.
-Suasana kerja dikantor atw dilapangan seperti predator.
-Hasil dari kerja kita yg maksimal (mengorbankan sgl hal) tdk menjamin berhasil, sy perhatikan prosentasi kebrhasilan dari 100 orang yg direkrut boleh dikatakan 00,1% yg berhasil, kalaupun ada yg berhasil masa jenuhnya cepat datang cuma usia 4-5 bulan akan menukik, tdk produktif dan
harus pindah area prospek yg belum tentu steril dari prospek anggota MLM lain di wilayah tsb.
Intinya bisnis konvesional tetap lebih bertanggungjawab dibanding bisnis MLM apapun bajunya.
Rugi laba usaha konvensional lebih jelas dan dirasakan perkembangannya.
Harga MLM dikendalikan bandar barangnyapun demikian,Mis.Modal 1000 dijual 10.000. 4000 utk bandar 3000 utk penjual 2000 utk dua upline. (jualnya selalu mahal).
Harga MLM selalu irrasional karena itulah keuntungannya, teutama untuk bandarnya.Dikamuflase dgn disain dan iming OKB dan keunggulan produk.
Yg belum percaya coba masuk menyelam dan rasakan pengalamannya.